Friday, 3 June 2016

Subhanallah!!!! Gadis Ini Masuk Islam Karena Iklan Sirup Bulan Ramadhan

No comments:
gadis masuk islam karna iklan sirup
Tak semua orang beruntung mendapat hidayah. Tapi hidayah bisa datang tanpa mengenal darimana anda berada. Ungkapan ini terus melekat kepada diri Gisella, seorang muallaf yang memeluk Islam dengan cara yang luarbiasa. 

Diberitakan dream, gadis asal Kota Bandung berusia 20 tahun itu, datang ke Masjid Daarut Tauhiid (DT), belum lama ini. Dia bermaksud mengikuti Kajian Muslimah bersama Ustazah Ninih Muthmainnah (Teh Ninih), istri Ustaz kondang Aa Gym. Namun tak hanya itu, Gisella ternyata juga memantapkan niatnya untuk memeluk Islam. 

Usai mengisi Kajian Muslimah, Teh Ninih memanggilnya ke depan, dan duduk di sebelahnya. Teh Ninih kemudian menyakan pada Gisella mengenai alasannya hingga mantap memilih masuk Islam. 

Gadis Bandung itu pun mengaku lahir dari keluarga nonmuslim. Dan merasa hambar tiap kali beribadah. Bahkan saat hari rayanya tiba, terlihat sekadar formalitas. “Tidak ada ketenangan yang didapat,” ungkapnya. 

Gisella pun mengaku kebingungan dengan beberapa konsep dalam agamanya terdahulu. Beberapa pertanyaan kepada orangtua, malah dijawab dengan kemarahan. 

Sebetulnya sudah sejak lama, Gisella mempelajari Islam. Hal yang membuatnya tertarik pada awalnya adalah iklan sirup di televisi. “Menjelang Ramadan, iklan-iklan sirup kan sering muncul di televisi. Isi iklannya tentang kehangatan keluarga, berbuka puasa, mudik lebaran, dan itu membuat saya mulai menyukai Islam,” paparnya. “Kehangatan suasana berbuka puasa, makan sahur, bahkan hari raya, tergambar dalam iklan itu. 

Saya suka sekali melihatnya. Teman-teman saya yang muslim juga orang-orangnya menyenangkan. Saya juga follow akun Aa Gym dan teteh di media sosial, kata-katanya sangat menyentuh hati. Dari situ, saya mantap masuk Islam,” jelasnya. Gisella pun akhirnya mengucapkan dua kalimat syahadat, dipimpin langsung oleh Teh Ninih, dan disaksikan seluruh jemaah yang hadir. [ Asril ]


No comments:

Post a Comment

 
back to top