Showing posts with label Kisah Inspiratif. Show all posts
Showing posts with label Kisah Inspiratif. Show all posts

Saturday, 4 June 2016

Pengakuan Abdullah Battersbey ( Seorang Mayor Tentara Inggris) Setelah Memeluk Islam

No comments:
Beberapa tahun yang lalu (saat tulisan ini dimuat, ed), dalam waktu paling kurang dari seperempat abad, adalah kebiasaan saya sehari-hari bepergian sepanjang jalan air Burma dengan menggunakan sampan. Pengemudinya seorang Muslim, bernama Syekh Ali dari Chitagong, Bangladesh. Dia seorang jurumudi yang mahir dan berpegang kepada ajaran-ajaran agamanya secara ikhlas, tekun melakukan sembahyang pada waktunya. Ketaqwaannya tidak hanya menimbulkan rasa hormat saja pada saya, tapi malahan mempengaruhi perhatian saya terhadap agama yang mampu menguasai orang ini dan menjadikannya orang yang setia/taqwa. Di sekitar tempat tinggal saya ada beberapa orang Burma Buddhist yang juga menunjukkan kesetiaannya, bahkan kadang-kadang mereka itu --sebagaimana yang saya saksikan-- termasuk penghuni bumi yang paling banyak kebaikan dan pengorbanannya. Akan tetapi bagi saya jelas adanya kekurangan dalam peribadatan mereka. Saya tahu bahwa mereka melakukan sembahyang di pagoda, karena saya melihat mereka berkumpul sambil duduk bersimpuh di sans dengan mengucapkar, bacaan-bacaan sembahyang mereka, Buddham saranam gaccami, Dharma saranam gaccami, Sanghan saranam gaccami.

Mereka mengatakan bahwa dengan begitu mereka telah mengikuti petunjuk-petunjuk Buddha sebagai hukum dan peraturan untuk meningkatkan kehidupan rohani mereka. Mereka tampak terlalu lugu, tidak bersemangat. Jauh berbeda dengan keadaan Syekh Ali pada waktu sembahyangnya. Saya mengajaknya berbicara sepanjang perjalanan kami pada jalur-jalur jalan air yang sempit itu. Dia tidak begitu baik berbicara selain tentang hal-hal yang memberikan dorongan bertaqwa pada jiwanya. Dia memang seorang model dari kekuatan inspirasi Islam.

Saya telah membeli beberapa buah buku yang membahas sejarah Islam dan ajarannya. Saya juga sedapat mungkin mempelajari sejarah hidup (biografi) Nabi Muhammad s.a.w. dengan segala keberhasilannya yang besar-besar. Kadang-kadang saya juga berdiskusi mengenai beberapa masalah ini bersama sahabat-sahabat saya yang beragama Islam. Tapi kemudian perang dunia ke-I pecah, dan seperti juga banyak orang lain, saya ditugaskan pada Indian Army di Mesopotamia, sehingga saya terjauh dari negara-negara Buddhist dan saya bergaul dengan orang-orang Arab yang di kalangan mereka lahir seorang Rasul dan bahasa mereka menjadi bahasa Al-Qur'an.

Kehidupan saya di tengah-tengah bangsa Arab itu menyebabkan bertambahnya perhatian saya terhadap Islam dan ajaran-ajarannya. Lalu saya belajar bahasa Arab dan bergaul lebih akrab dengan rakyat Arab. Saya kagum atas besarnya semangat mereka menyembah Allah, sampai akhirnya saya sendiri percaya atas ke-Esaan Tuhan, pada hal sejak kecil saya dididik untuk percaya kepada Trinitas. Sekarang jelas bagi saya bahwa yang benar Tuhan itu Unity bukan Trinitas. Laa llaaha illallah. Saya ingin mengumumkan diri saya sebagai orang Islam. Kenyataannya, walaupun saya sama sekali sudah tidak lagi suka datang ke gereja dan sekali-sekali mengunjungi mesjid-mesjid manakala menjalankan tugas resmi saya sebagai opsir polisi, hanya sewaktu saya datang ke Palestina sajalah, yakni antara tahun 1935 dan 1942 saya menemukan keberanian untuk secara resmi mengumumkan bahwa saya telah masuk Islam, agama yang telah saya pilih beberapa tahun lamanya.

Adalah hari besar dalam sejarah hidup saya, ketika saya mengumumkan keIslaman saya di Mahkamah Syar'iyyah Kota Yerusalem yang dikenal di kalangan bangsa Arab dengan nama Al-Quds 
atau Baitul-Mukaddas. Waktu itu saya adalah Kepala Staf Umum, dan pengumuman saya sebagai pemeluk Islam itu telah mengundang banyak reaksi yang kurang sedap. Sejak waktu itu saya telah hidup dan mempraktekkan kepercayaan sebagai orang Islam di Mesir dan kemudian di Pakistan. 

Islam adalah suatu agama persaudaraan terbesar sekitar 500 juta orang, dan mengikuti golongan ini berarti mengikuti petunjuk Allah. 

Kalau saya sekarang mengakui kebesaran Islam dan pada tahun-tahun terakhir ini menyerahkan tenaga untuk memajukan Islam dengan tulisan dan kehidupan saya, maka keutamaannya kembali kepada itu orang pengemudi sampan yang ketaqwaannya telah membawa saya kembali kepada Allah dan Islam. Sesungguhnya kita semua lahir sebagai orang Islam, hanya saya sebagai manusia lemah telah tersesat jalan.

Sekarang, alhamdulillah, saya telah menjadi seorang anggota persaudaraan besar Islam, dan manakala saya bersembahyang, saya merendahkan diri memohon kepada Allah untuk ruh pengemudi sampan yang miskin itu, yang ketaqwaannya telah mendorong saya menemukan jalan yang diilhami oleh akidahnya yang kuat dan mantap.

Allah, tidak ada Tuhan selain Dia.
Yang Hidup, Yang Kekal dan Esa.
Yang tidak diberatkan oleh sesuatu dan tidak pernah tidur.
Kepunyaan-Nya sendirilah ke-Rajaan.
Di langit dan di bumi.
Pada-Nya tersimpan kunci-kunci alam gaib,
tidak dicampuri yang lain.

Dia melihat segala yang ada di bumi, di air dan di udara. Dia melihat setiap bunga yang berkembang dan setiap gelombang di semua lautan.


Sumber : 
www.mediabilhikmah.multiply.com, sebagimana dikutip dari :
Mengapa Kami     Memilih Islam, Rabithah Alam Islamy Mekah, Alih bahasa: Bachtiar   Affandie, Cetakan Ketiga 1981, Penerbit: PT.     Alma'arif, Bandung"

Friday, 3 June 2016

Sejak Kapan Junior Liem Jadi Muallaf ?

No comments:
junior liem muallaf
Membuktikan keseriusan hubungannya dengan Putri Titian, aktor Junior Liem pun resmi melamar wanita kelahiran Palembang 7 April 1991 itu. Putri dan Junior merajut kisah mereka sekitar setahun lebih.

Namun jalinan cinta mereka sempat diragukan masyarakat bisa bertahan lama karena adanya perbedaan keyakinan.

"Mungkin tidak sedikit yang menyerah untuk seseorang. Tetapi saya tidak akan menyerah, karena tidak ada orang lain di hati selain Putri," kata Junior, Senin 7 Desember 2015.

Melihat foto dan video yang diunggah di akun instagram keduanya, netizen pun berspekulasi kalau Junior yang berpindah agama.

"Semoga menjadi keluarga sakinah dan mawadah warohmah, jadi sebelum ijab kabul Junior mengucapkan dua kalimat syahadat?. Alhamdulillah, amin," tulis Akun Tirta.

"Junior mualaf yah? Kalau iya Alhamdulillah, jangan sampai Putri yang memilih cinta dan merelakan agama," tulis akun Mulia.

Netizen lainnya pun mengaku begitu bahagia melihat kebersamaan mereka. "Bahagianya Putri, Junior mau mengalah demi kamu," ungkap Jarviss.

Hingga kini baik Putri maupun Junior masih belum memberikan konfirmasi seputar hal ini.

"Didoakan saja yang terbaik, semoga cepat memberikan kabar. Kalau beda agama menikahnya sangat disayangkan, dan berarti itu di luar negeri dong," tutur akun Wiyanti. 

Sumber :Baca disini

Subhanallah!!!! Gadis Ini Masuk Islam Karena Iklan Sirup Bulan Ramadhan

No comments:
gadis masuk islam karna iklan sirup
Tak semua orang beruntung mendapat hidayah. Tapi hidayah bisa datang tanpa mengenal darimana anda berada. Ungkapan ini terus melekat kepada diri Gisella, seorang muallaf yang memeluk Islam dengan cara yang luarbiasa. 

Diberitakan dream, gadis asal Kota Bandung berusia 20 tahun itu, datang ke Masjid Daarut Tauhiid (DT), belum lama ini. Dia bermaksud mengikuti Kajian Muslimah bersama Ustazah Ninih Muthmainnah (Teh Ninih), istri Ustaz kondang Aa Gym. Namun tak hanya itu, Gisella ternyata juga memantapkan niatnya untuk memeluk Islam. 

Usai mengisi Kajian Muslimah, Teh Ninih memanggilnya ke depan, dan duduk di sebelahnya. Teh Ninih kemudian menyakan pada Gisella mengenai alasannya hingga mantap memilih masuk Islam. 

Gadis Bandung itu pun mengaku lahir dari keluarga nonmuslim. Dan merasa hambar tiap kali beribadah. Bahkan saat hari rayanya tiba, terlihat sekadar formalitas. “Tidak ada ketenangan yang didapat,” ungkapnya. 

Gisella pun mengaku kebingungan dengan beberapa konsep dalam agamanya terdahulu. Beberapa pertanyaan kepada orangtua, malah dijawab dengan kemarahan. 

Sebetulnya sudah sejak lama, Gisella mempelajari Islam. Hal yang membuatnya tertarik pada awalnya adalah iklan sirup di televisi. “Menjelang Ramadan, iklan-iklan sirup kan sering muncul di televisi. Isi iklannya tentang kehangatan keluarga, berbuka puasa, mudik lebaran, dan itu membuat saya mulai menyukai Islam,” paparnya. “Kehangatan suasana berbuka puasa, makan sahur, bahkan hari raya, tergambar dalam iklan itu. 

Saya suka sekali melihatnya. Teman-teman saya yang muslim juga orang-orangnya menyenangkan. Saya juga follow akun Aa Gym dan teteh di media sosial, kata-katanya sangat menyentuh hati. Dari situ, saya mantap masuk Islam,” jelasnya. Gisella pun akhirnya mengucapkan dua kalimat syahadat, dipimpin langsung oleh Teh Ninih, dan disaksikan seluruh jemaah yang hadir. [ Asril ]


 
back to top